You are here: Home Our Church The Shepherd's Voice Rahasia Dibalik Hati Seorang Bapa (Road To Revival)

Streaming CMC FM

Klik tombol PLAY : atau buka dengan

CMC on Youtube

Who's Online

We have 5 guests online

Rahasia Dibalik Hati Seorang Bapa (Road To Revival)

PDFPrint

Ayat : Yesaya 43 :1-7
Hati seorang Bapa :
1.    Bapa yang mengenal kita secara pribadi (Yes 43:1)
Dikenal adalah suatu kehormatan. Saat kita berkunjung di sebuah toko dan orang tersebut ternyata dapat memanggil nama kita dengan benar. Bapa adalah Bapa yang sangat mengenal masing-masing pribadi kita dengan nama kita. Beda dengan seorang ayah yang mungkin memiliki 5 atau 10 anak, bahkan menyebut namanya saja salah apalagi mengenal, rasanya ayah itu belum mengenal anak-anaknya dengan baik.
2.    Bapa yang menyertai anak-anakNya, menjagai (Yes 43:2)
Tidak ada ayah yang membiarkan anaknya dalam bahaya, tiap ayah pasti ingin menjaga anak-anaknya dan melindunginya bahkan jika perlu, dia akan berkorban bagi keselamatan anaknya.
3.    Bapa yang menganggap kita terlalu berharga dimata-Nya, hartaNya (Yes 43 :3-4)
Masih ingat saat kita kecil? Jika kita sakit panas, ayah yang sekejam apapun pasti tidak membiarkannya anaknya sakit tanpa diberi obat, padahal kita waktu itu merasa ayah kita jahat kepada kita. Pernahkah anda saat anda dicopet dijalan saat berkendaraan dengan motor. Nyawa andapun terancam Tetapi ketika pulang kerumah, ayah kita lebih mengkuatirkan motor kita? Tidak mungkin. Seorang ayah akan menanggap nyawa dan keselamatan anaknya jauh lebih penting dari motor, uang atau harta apapun. Yang terjadi adalah seringkali gambaran ayah kita di bumi ini membuat kita tidak dapat mengenali Bapa yang sejati.
4.    Bapa yang rindu memberikan yang terbaik bagi kita (Yes 43 :5-6)
Demikian harusnya seorang ayah yang baik dibumi, Bapa terlebih rindu memberikan yang terbaik dalam hidup kita. Jika seorang ayah bisa, dia sangat ingin memberi semua kelayakan dan kecukupan, kebahagiaan buat anaknya. Tetapi manusia terbatas, Bapa kita tidak terbatas, Dia bahkan mengerti mana yang terbaik bagi kita atau tidak.
5.    Rahasia sisi lain Hati Bapa (Yes 43:7)
Seringkali saat kita dengar kotbah hati Bapa, kita mungkin orang yang bodoh, tidak disiplin, selalu tertotak dan biasanya sangat suka hati Bapa dan menangis “Bapaku, aku peluk aku Bapa..… “ benar, itu baik. Tetapi hari ini kita akan dibukakan ada sisi rahasia dari  hati seorang bapa :

-    Bapa yang menghendaki pertumbuhan dalam anak-Nya
Dia menerima kita apa adanya tetapi Dia menghendaki adanya pertumbuhan yang maksimal dalam anak-Nya, jika tidak, Diapun tetap menerima anak itu tetapi hatiNya terluka, sakit. Bapa kita dapat disakitkan oleh tindakan-tindakan kita.

Story : Ada seorang yang punya anak yang idiot, ia tidak bisa apa-apa  dan pertumbuhannya sangat lambat. Ada sisi lain hati seorang Bapa. Ayah ini sangat bangga dan menceritakan kepada teman-temannya bahwa anaknya yang  idiot itu bisa merangkak walaupun usinya sudah menginjak 7 tahun. Dia sangat bangga. Saudara, bapa mana yang tidak menghendaki kemajuan dalam diri anak-anaknya? Kemudian di usia ke 12, anaknya dapat memanggil “papa mama”, orang tuanya sangat bahagia dan mengadakan perayaan. Sisi lain  hati seorang bapa: dia menghendaki kemajuan anaknya.

Bapa mana yang bangga dulu anaknya memenangkan jiwa satu, sekarang juga satu yaitu yang itu terus. Adakah orang tua yang melihat anaknya menikah hidup di kolong jembatan dan berkata “ betapa indahnya hidupmu disini nak, tidak bayar semuanya, gratis..” adakah ada orang tua seperti itu?  Saya percaya tidak ada.

Story :  Waktu saya SD, saya mendengar cerita ini, tentang anak yang sakit kanker tulang. Dia anak ketiga, papanya belum betul-betul percaya kepada Yesus dan keluarganya bukan kaya. Tetapi yang membuat ayahnya bertobat, melihat anaknya sakit kanker. Ayahnya berjuang kumpulin semua yang bisa dijual agar anaknya bisa sembuh dari sakit itu. Tapi yang paling membanggakan, anak ini tak pernah menyerah pada kehidupan. Umur 7 tahun papanya menangis berdoa kepada Tuhan, dia pegang pundak papanya “ papa jangan menangis, kita harus bersyukur pada yang diberikan Tuhan dan saya tidak akan pernah berhenti berjuang melawan penyakit ini. asal papa senyum, saya akan lawan penyakit ini. Papanya terus bekerja keras, dan tibalah vonis yang mengerikan, dia sudah dikemoterapi dan rambutnya harus dicukur semua, umurnya tak akan lebih dari setahun lagi. Ketika papanya mendengar, dia menangis, anaknya berkata lagi “ Papa, bersyukur kepada Tuhan dan jangan pernah menyerah..” karena kata-kata anaknya, papa ini tidak pernah menyerah untuk mencukupi kebutuhan anaknya di rumah sakit. Dengan kesedihan, tibalah saat usia yang harus ditutup. Tetapi sejak saat dia menerima surat yang divoniskan, anaknya mengambil kayu mengukir membuat tulisan “ Ayahku, jangan pernah menyerah dengan kehidupan, karena aku tak pernah menyerah dnegan kehidupan, satu yang kurindu papa mengenal Tuhan yang memberikanku hidup dan semenjak aku divonis kematian, aku mengukir sebatang pohon …“ dia mengukir dengan ketulusan, kesakitan dan cinta. Di saat-saat terakhir.. “ Pa, papa boleh buka kotak ini saat aku sudah dipanggil Bapa ya…” . Tidak lama kemudian anak itu berpulang ke rumah Bapa di Sorga. Ayahnya membuka kotak itu dan terlihat disana sebongkah kayu kasar yang terukir wajah papanya. Papanya menangis. Dia sangat menyadari anaknya mengukir kayu kasar itu dengan guratan kesakitan. Karena yang kena kanker tulang sangat sakit. Saya percaya anak itu mengukir dnegan segenap kekuatan, dengan sisa-sisa tenaganya, dan semenjak anak itu mati, papanya bersaksi “Saya punya 3 anak, aku mencintai semuanya. tetapi aku begitu bangga dengan anak yang sakit kanker ini….saya terus berjuang dengan kehidupan..” Patung ukiran wajah sang ayah itu pastilah sangat bernilai bagi papanya, walaupun jika dilihat, ukiran itu tak ada nilainya bagi orang lain atau dibandingkan maha karya yang lainnya.

-    Dia Bapa yang menghargai perjuangan dan kesakitan kita dalam mengasihi dan menyenangkan-Nya.
Pernahkah kita menghasilkan karya yang berharga bagi Bapa kita seumur hidup kita? Mungkin engkau tak bisa banyak, tetapi jika dilakukan dengan tulus dan cinta yang dalam, Bapa akan sangat menghargai dan disenangkan oleh apa yang kita kerjakan..

-    Bapa yang mendidik dengan disiplin
Story : Ada seorang anak yang frustasi dan mengalami deperesi, hidupnya selalu gagal dan menjadi pecundang dan diremehkan. Mungkin dia berkali-kali mendengar kotbah hati Bapa tetapi berkali-kali jatuh lagi dalam kebodohannya dan ketidakteraturannya. Suatu saat papanya datang kekamarnya, yah mungkin kita mendambakan cerita bahwa papanya akan datang, memeluknya hangat dan berkata “ Tidak papa anakku.. papa mengasihimu..” Tetapi ini  kegagalan yang ke enam kalinya, papanya datang kekamarnya dan mengejutkan sekali. Anak itu ditampar. Anaknya berkata “Aku pencundang!” ayahnya berkata “Memang kamu bodoh! pecundang ! Papa menyesal punya anak seperti kamu! kamu tidak pernah berjuang dari kegagalanmu, untuk lepas kebiasaan kamu, kemalasan kamu! “
Sejak malam itu malam itu anak itu tidak bisa tidur, dia tahu dia memiliki papa yang  baik, tetapi dia sering mendambakan papanya mengerti kondisinya. Saudara, sebenarnya papanya mengerti kondisinya.  Malam itu dia tahu papanya mencintai dia tapi dia harus terima kenyataaan bahwa dia memang bodoh, idiot.,tetapi dia teringat pada perkataan papanya. Yang mengatakan bahwa yang paling dibanggakan dalam hidupnya jika punya anak yang bodoh idiot, cacat mental sekalipun tapi anaknya tak pernah berhenti berjuang untuk maju, menginginkan perubahan dan pertumbuhan. Dan akhirnya dia berubah dan menjadi orang yang luar biasa.

STOP berpikir bahwa Bapa tidak mencitai kita!! Tapi bangkitlah dari kegagalanmu dan bertumbuhlah dengan benar!!

Inilah rahasia hati Bapa kita di Sorga, mari menyenangkan hati-Nya dengan kemajuan dan pertumbuhan kita. Dia pasti sangat mengasihi kita. Jangan pertanyakan dan ragukan kasih Bapa kita…

Ps. Daniel Shane