Thursday, 15 September 2011 12:02
Oleh: Daniel Shane

Kristen remaja adalah Kristen yang lebih dewasa dari anak-anak, mereka mulai suka hidup di hadirat Tuhan, mulai berkurang kegiatan-kegiatan fisik, masa-masa ini adalah masa suka melirik-lirik kesana sini, tebar pesona, dan masih belum bisa bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri. Oleh karena itu kekristenan remaja tidak disarankan untuk membangun hubungan dengan oranglain, karena masih dibiayai oleh orangtua, kakak, atau saudara. Salah seorang anak yang saya layani, saat dia masih remaja saya sarankan untuk jangan dulu menjalin hubungan, tapi dia ingin tetap lanjut, ya saya tidak melarang hanya menyarankan saja.
Kristen Dewasa adalah Kristen yang sudah bisa bertanggungjawab, dan bisa mengatur hati (management hati), siap untuk ditolak atau tidak diterima. Santai dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Bapa karena Tuhan tau yang terbaik buat anak-anaknya. Kekristenan dewasa ini punya ciri khas rohani yaitu :
Tidak terlalu banyak mengharapkan puji-pujian, tidak terlalu berharap pujian dari manusia karena telah melakukan sesuatu.
Perilaku kita menjadi pujian bagi Kristus (menjadi surat pujian bagi Kristus) yang ditulis bukan dengan tinta tapi terpahat di loh-loh hati kita, oleh karena itu saat kita lari dari tahta kasih karunia Tuhan, loh-loh itu berbicara kepada kita.
Ia tau persis Visi Tuhan dalam hidupnya, tau apa yang ia tuju selama hidup di bumi
Visi yang disingkapkan karena kemuliaan Kristus, artinya semua visi kita tidak akan bisa dibukakan jika Kristus tidak membukakannya. Supaya pelayanan kita menjadi penuh arti dan semangat.
Mari saudara, kita berajak untuk bertumbuh dalam kedewasaan penuh bersama Tuhan. Tetap kerjakan panggilan Tuhan, dan jangan lari dari tahta kasih karunia Tuhan. AMIN.