Wednesday, 16 September 2009 15:51
Memahami cinta-Nya,….. berjalan dalam keheningan malam…
Terkadang tak sanggup lagi aku melangkah….
Dengan tertatih-tatih kupertahankan tegaknya kakiku untuk Injil Kristus tercinta..
Hatiku sudah terebut oleh-Nya..semenjak kematiaan-Nya untukku…
Tak ada ruang hati ini yang tersisa untuk yang lain..cibiran, penghinaan karena aku telah memilih-Nya….
Aku lewati dengan sukacita! Karena aku berjalan dengan Kekasihku ..
Berpuluh puluh tahun……tahun demi tahun aku lewati dengan kepala tegak tak terpikirkan sedikitpun menoleh ke belakang…..
Ketika kaki kiriku melemah..aku masih memiliki kaki kanan untuk memberikan Injil…
Ketika kaki kananku terkulai tak berdaya, aku masih memiliki suara untuk menceritakan betapa berartinya Dia dalam hidupku!
Ketika suaraku melemah, aku masih memiliki tangan untuk menulis puisi puisi cinta-Nya, ketetapan ketetapan-Nya..
Selama aku hidup…aku rindu melihat kebangunan itu..Oh ..Hatiku dipenuhi kerinduan yang begitu dalam untuk melihat Dia dimuliakan di negeri ini…
Malam demi malam aku berdoa mencurahkan permohonanku…
Aku bergumul dengan derasnya air mataku, aku berseru
“ Kapankah kebangunan terjadi!”
Aku ingin melihatnya..aku mulai lemah tak berdaya!
Aku memukuli kedua kakiku untuk jangan lemah, aku ingin berlari!!
Tetapi aku mendengar Kekasihku..kalau akan ada generasi jawaban doa
Aku melihat pemuda… pemudi…penuh kekotoran, kelemahan..dosa…aku berteriak
“Bagaimana bisa mereka memegang kunci kebangunan itu!!”
Aku melihat ribuan pemuda pemudi, aku berteriak
“ Inikah generasi yang akan menjawab doaku?”
Apa aku gila karena ini? Tetapi aku tidak gila..
Aku mau sebelum kematianku…mereka diubahkan..
Aku hanya meminta…..berjanjilah untuk tetap setia..
Perjuangan belum selesai!
Berjanjilah untuk membayar berapapun harganya!!
Biar aku dapat menutup mata dengan puas..
Berjanjilah untuk berjalan dalam Firman-Nya!
Berjanjilah untuk tidak menyerah!!
Biarkan tulang tuaku tidak sia-sia,..atau
Biarkan aku hidup untuk melihat kebangunan itu…