You are here: Home Resources Heart of Life Surat Untuk Bapa

Surat Untuk Bapa

Bapa..jikalau suatu hari doa lewat bibirku tak lagi terdengar..
Jangan biarkan hatiku tidak berdoa..
Ketika mataku mulai tak dapat melihat dengan baik..
Ijinkan mata hatiku melihat kebangunan itu..
Jika ingatan tentang-Mu terhapus dalam tubuhku
Ijinkan rohku mengingat bahwa aku sangat mencintai-Mu Yesusku..

Jikalau kegelapan mengiringi hari-hariku..
Ijinkan terang-Mu menuntun aku..
Jikalau tubuhku tak lagi Kau perkenankan merasakan kebangunan besar yang pernah Kau janjikan..
Pastikan jiwaku tetap tinggal dalam penantian..
Ketika semua tubuhku tak merasakan lagi apa itu panas, dingin, kesejukan..
Ijinkan rohku merasakan kehangatan cinta-Mu..


Ketika aku telah tiba waktunya tertidur panjang..
Biarkan bagian mahkotaku Kau ambil..asalkan jiwa-jiwa yang aku doakan merasakan kebangunan itu..
Bapa..malam ini aku hanya ingin Kau mengerti..
Semenjak aku mengenal salib-Mu…tak pernah aku menyesal mencintaiMu..
Ketika kekasihku, hartaku, sahabatku..Kau ijinkan terpisah dari hidupku..
Tak pernah ada kata-kataku yang melukaiMu..
Karena aku tahu Kau berkuasa atas hidupku..


Disisa waktuku sebelum kegelapan itu tiba pada tubuhku..
Bangkitkan Bapa..
Suatu generasi yang menjawab doa-doaku..
Agar dalam tidur panjangku..aku dapat tetap dapat bermimpi..
Memimpikan doaku terjawab…..
Bapaku..ketika semunya tergenapi..
Bangunkan aku dengan belaian-Mu..dan biarkan nama yang Kau berikan tetap ada padaku..
Yaitu setia sampai akhir..dan tak pernah menyesal mencintai-Mu….