Bekal Untuk Perjalanan Hidup
(Mei 2010)
(Mei 2010)
Kehidupan manusia merupakan suatu perjalanan yang cukup panjang di bumi ini, banyak hal bisa terjadi dalam perjalanan tersebut. Misalnya kita sedang melakukan perjalanan yang panjang sampai mungkin 1 minggu di hutan. Banyak hal bisa terjadi dalam perjalanan kita, mungkin kita bisa bertemu dengan binatang buas, bekal kita habis, kita tersesat dan banyak hal lain yang bisa terjadi. Demikian juga dengan perjalanan kita mengikut Tuhan. Di bumi ini kita seperti seorang musafir yang melakukan perjalanan panjang untuk menyelesaikan suatu misi dan akhirnya kita kembali lagi ke rumah kita yang sesungguhnya yaitu surga.
Dalam menempuh perjalanan yang panjang kita pasti membutuhkan bekal untuk bisa menempuh perjalanan tersebut. Hari ini kita akan belajar tentang 9 bekal yang perlu kita miliki dalam menyelesaikan perjalanan kita.
Dalam menempuh perjalanan yang panjang kita pasti membutuhkan bekal untuk bisa menempuh perjalanan tersebut. Hari ini kita akan belajar tentang 9 bekal yang perlu kita miliki dalam menyelesaikan perjalanan kita.
1. Patuhi hukum kerajaan
Bekal yang pertama yaitu mematuhi hukum kerajaan Allah. Kita merupakan warga kerajaan Allah jadi kita harus mematuhi hukum/peraturan yang berlaku seperti halnya dengan kita sebagai warga negara Indonesia pasti harus mematuhi peraturan/hukum yang berlaku di negara kita. Untuk dapat menyelesaikan perjalanan kita di bumi dengan baik dan sesuai dengan kebenaran firman Tuhan maka kita harus mengikuti “aturan main” Allah. Contohnya: ketika kita main game pasti kita harus tahu aturan dan cara memainkannya supaya kita bisa menang. Kita harus tahu bahwa ternyata hukum Tuhan berbanding terbalik (berlawanan) dengan hukum dunia. Hal ini dapat kita lihat di Mat 7:13 “Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya...” Dari ayat tersebut, Tuhan memerintahkan kita untuk lewat pintu yang sempit. Pintu yang sempit pasti tidak enak, tetapi Tuhan berkata pintu yang sempit tersebut akan membawa kita pada kehidupan kekal. Sedangkan pintu yang luas itu yang lebih banyak disukai dunia. Oleh karena itu kita harus berjuang, memiliki daya juang yang besar dan tidak mudah putus asa.
Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan? "Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat (Lukas 13:23-24). Ada beberapa hukum kerajaan yang perlu kita ketahui:
Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan? "Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat (Lukas 13:23-24). Ada beberapa hukum kerajaan yang perlu kita ketahui:
· Repetence (pertobatan)
· Obedience (ketaatan), kita harus memiliki ketaatan kepada Tuhan dengan disertai sukacita, bukan ketaatan karena terpaksa. Karena firman Tuhan mengajarkan bahwa orang yang bersukacita dapat menanguung penderitaan. Firman Tuhan juga mengatakan bersukacitalah maka Tuhan akan memberikan apa yang diinginkan hatimu.
· Obedience (ketaatan), kita harus memiliki ketaatan kepada Tuhan dengan disertai sukacita, bukan ketaatan karena terpaksa. Karena firman Tuhan mengajarkan bahwa orang yang bersukacita dapat menanguung penderitaan. Firman Tuhan juga mengatakan bersukacitalah maka Tuhan akan memberikan apa yang diinginkan hatimu.
"...dan bergembiralah karena TUHAN; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu" (Mazmur 37:4)
Resources