You are here: Home Resources Article

Streaming CMC FM

Klik tombol PLAY : atau buka dengan

Who's Online

We have 5 guests online
Articles

COVENANT (IKatan Perjanjian)

PDFPrint

Wednesday, 01 February 2012 11:21

Oleh sdr. Nicky

Setiap manusia pasti mempunyai hubungan, baik dengan orangtua, saudara, maupun teman-teman. Dan suatu hubungan selalu disertai dengan komitmen. Karena tidak mungkin kita melakukan suatu hubungan tanpa disertai komitmen, karena komitmen itu akan menjaga suatu hubungan tetap berlangsung. Mazmur 50:5 : “Bawalah kemari orang-orang yang Kukasihi, yang mengikat perjanjian dengan Aku berdasarkan korban sembelihan!”

Read more...

 

UJIAN TUHAN

PDFPrint

Tuesday, 20 December 2011 13:56

Khotbah Oleh: Christin Jedidah

2 Korintus 13:5 “Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji”.

Tujuan dari sebuah ujian adalah supaya menguji kita apakah kita sudah memenuhi syarat-syarat tertentu untuk naik ke level atau kelas selanjutnya. Budaya di Indonesia berbeda dengan budaya di luar negeri. Budaya di Indonesia sudah terbiasa nyontek, sedangkan di luar negeri mentalnya bukan menyontek tapi mengerjakan sendiri untuk bisa menguji diri sendiri (melihat kemampuan diri sendiri). Firman Tuhan katakan bahwa kita harus menguji diri sendiri. Lalu apa yang harus kita uji dan selidiki?

  1. Percaya kepada Yesus, Tuhan akan menguji kita baik dalam keadaan buruk maupun baik, miskin atau kaya, suka atau duka, dalam kondisi apapun Tuhan akan menguji hati kita. Dalam kondisi apapun jangan sampai kita menyangkal Tuhan. Dalam masa-masa penganiayaan ini akan terbukti apakah kita tahan uji percaya pada Yesus.

    Read more...

 
 

KEBANGUNAN ROHANI SEJATI

PDFPrint

Wednesday, 07 December 2011 13:05

Oleh: Evie Mehitabel

Hagai 2: 10: “Masih adakah diantara kamu yang telah melihat rumah ini dalam kemegahan yang semula, dan bagaimanakah kamu lihat keadaannya sekarang? Bukannya keadaannya dimata mu seperti tidak ada artinya?”

Saudara, firman ini seperti suatu sindiran keras bagi kita, seperti apa kita memandang sesuatu hal, maka demikianlah itu sangat mempengaruhi kehidupan kita. Jika kita menganggap perkara dunia lebih penting maka kita akan menjadi duniawi, atau bila kita menganggap perkara rohani lebih penting maka hidup kita akan rohani. Jika kita menganggap rumah Tuhan, kepentingan Tuhan, kerajaan Tuhan di mata kita sangat berarti, maka itu akan menentukan sikap kita…apakah kita akan menjadi orang radikal dan dipakai Tuhan dengan luar biasa atau menjadi orang yang biasa-biasa saja.

Read more...

 
 

Page 1 of 31