You are here: Home On the Move

On the move

Live up Your Dream

Wednesday, 20 April 2011 10:18

Monthly ReCom Gathering

Seperti biasanya, sekali dalam setiap bulan di Sabtu sore minggu ke-4 diadakan acara khusus gabungan seluruh ReCom (ReCom Gathering,red) dan ReCom Gathering kali ini diadakan lain dari biasanya. Tak hanya waktu pelaksanaannya yang berbeda tetapi juga format acara dan tempat pelaksanaannya. Yah, sejak bulan ini (April,red) CMC memberikan kepercayaan kepada setiap ReCom untuk mengkoordinir pelaksanaan gathering secara bergiliran setiap bulan dengan tujuan untuk menumbuhkan serta melatih kualitas kepemimpinan dan membangun Tim Kebangunan yang Tuhan kehendaki. Masing-masing ReCom bertanggung jawab dan diberikan kebebasan dalam menentukan konsep acara gathering dari format KKR, seminar, nonton bareng sampai pada lomba antar ReCom dan ibadah padang, sesuai dengan kreativitas dan hasil doa masing-masing ReCom yang menjadi host gathering.

Sebagai yang pertama, ReCom Ebenezer mendapat kehormatan menjadi event organizer untuk ReCom gathering independent bulan ini (berdasarkan hasil undian tepatnya). Akhirnya hari Jumat 1 April lalu, bertempat di Resto “V” Kendangsari, acara ReCom Gathering bulan ini berlangsung “ramai” dengan hadirnya wajah-wajah baru, teman dan kerabat dari anggota ReCom. Yup, seperti biasanya setiap anggota recom belajar menjadi “penjala manusia”.

Read more...

 

True Story

Wednesday, 26 January 2011 15:55

Penerimaan Tanpa Syarat

Syalom semua… salam kenal untuk semuanya. Sebelumnya aku mau ucapin terima kasih buat my Lord Jesus yang sudah melakukan banyak hal dalam hidupku, buat sahabat-sahabatku dikampus, rekan-rekan sekerjaku dalam Yesus Kristus terima kasih untuk semua pengorbanan kalian dalam hidupku.

Aku mau bercerita tentang awal mula aku kenal Yesus, mulai memutuskan mengikuti Dia sampai semua proses dan banyak hal yang terjadi dalam hidupku. Aku dibesarkan bukan dari kalangan keluarga Kristen. Memang sejak kecil aku sudah sering dengar tentang Yesus sesembahan orang Kristen, namun aku tidak mau terlalu ambil pusing untuk cari tau lebih dalam tentang Yesus waktu itu. Bisa dibilang, masa kecilku adalah masa kecil yang cukup bahagia. Orang tuaku memperlakukan aku selayaknya seorang anak-anak sampai akhirnya aku duduk dibangku SMP kelas 1, disitulah perjuangan hidupku dimulai. Ketika aku SMP kelas 1, aku termasuk anak yang sering dijadikan bulan-bulanan oleh teman-temanku disekolah. Namun justru karena hal itulah secara tidak sadar aku terluka dalam hal pengakuan. Ketika kelas 2 SMP, aku pindah sekolah dari sekolah negeri favorit ke sekolah swasta dimana sekolah itu berisi anak-anak nakal bahkan lebih nakal daripada teman-temanku sewaktu di SMP negeri. Sewaktu aku masuk disana, aku sudah bertekad untuk menjadi seperti mereka untuk membuktikan kepada teman-temanku di SMP negeri bahwa aku lebih daripada mereka. Memang, sewaktu masuk pertama kali ke sekolah itu butuh perjuangan untuk membuat mereka menerima diriku, sampai akhirnya aku menjadi seperti mereka. Dan demi mendapatkan pengakuan yang aku cari selama ini, kenakalanku semakin menjadi-jadi dan temanku pun semakin banyak dan mayoritas mereka adalah berandal. Namun walau aku sudah mendapat banyak teman, aku tetap merasa dunia menolak aku, semakin aku ingin menjadi seperti dunia ini, dunia semakin menganggap bahwa aku tidak ada, aku tidak pernah eksis didunia ini, aku hanyalah sampah. Kekosongan ini berlanjut sampai aku duduk di bangku SMA kelas 1, dimana awal pertobatanku bermula.

Read more...

 
 

My Story

Monday, 24 January 2011 17:09

PERJUMPAAN DENGAN SALIB

Aku seorang anak yang tumbuh dalam keluarga yang cukup keras dan penuh tuntutan. Sejak kecil sampai remaja, selama di luar rumah, aku tidak pernah melakukan hal-hal yang aneh-aneh. Tapi ternyata seiring dengan berjalannya waktu, di rumah aku mulai menjadi pemberontak dan pemarah karena tekanan di rumah. Mama orang yang cukup perfeksionis. Hal itu disebabkan karena keluarga kami bukan orang yang kaya, jadi mama selalu tanamkan pada semua anak-anaknya harus pandai, cari uang yang banyak dan menjadi orang yang kaya dan sukses, supaya keluarga tidak dihina orang. Setelah aku berusaha keras untuk jadi anak yang pandai, namun tetap saja tidak bisa dapatkan nilai yang sempurna  untuk mama, akhirnya aku kecewa dengan diriku sendiri. Sedangkan papaku orang yang keras dan cepat emosi, jika papa tidak suka dengan tindakan kami, sebagai anak, dia langsung pukul dan mengata-ngatai kami (kata-kata yang tidak selayaknya). Sifat dan karakterku juga keras,  pemarah dan pemberontak itu malah membuat papa semakin keras padaku. Belum lagi kalau kami bertengkar antara satu dengan yang lainnya dengan menggunakan benda-benda tajam, saling mengancam bunuh diri dan melemparkan barang pecah belah yang ada. Aku semakin tertekan dan dan pahit dengan keadaanku. Dan tidak jarang aku ingin mengakhiri hidup, tapi selalu tidak jadi, karena ada ketakutan dalam pikiranku untuk masuk neraka.

Sewaktu kecil, tepatnya mulai dari TK aku selalu ingin jadi cowok, memakai pakaian cowok, tidak mau kalah dengan cowok dalam hal kekuatan. Sejak TK aku merasa tidak nyaman jika di dekati papa, aku selalu menghindar dari papa, dan hal itu menyebabkan papa semakin marah dan memukulku. Ternyata hal itu disebabkan karena dari sejak kandungan, papa suka menyakiti mama dengan kata-kata dan perilaku, dan hal itu menyebabkan aku membenci papa dari sejak kecil. Hari demi hari kulalui tanpa arah dan pegangan, kesepian dan kesedihan mewarnai hari-hariku. Dan akhirnya waktu SMA ku mulai mencari perhatian, rasa aman dan sosok seorang ayah yang tidak pernah aku rasakan, serasa mati rasa terhadap cinta dan kasih yang sesungguhnya. Hampir semua temanku adalah cowok. Sampai akhirnya aku merasa aku telah mendapatkan pegangan dan orang yang dapat diandalkan, yaitu sahabat.

Read more...

 
 

Page 2 of 3

Streaming CMC FM

Klik tombol PLAY : atau buka dengan

CMC on Youtube

Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com