You are here: Home Healing from Heaven

Healing from Heaven

RATUSAN KESAKSIAN LAINNYA

Masihkah kita percaya bahwa mujizat masih terjadi?
 
  • Ibu Dorkas,  mengalami kelumpuhan kaki selama 25 tahun. Sewaktu anaknnya mendengarkan radio CMC FM lewat Hanphone dan memperdengarkan kepada Ibunya yang ada di Jawa tengah, ibunya mengalami kesembuhan dari lumpuhnya, dan mulai dapat bergerak dengan baik.
  • Ibu Sumiyem, sembuh dari sakit bungkuk ketika mendengarkan Firman Tuhan dalam Healing From Heaven. Secara ajaib Tuhan bekerja pada kebungkukan ibu Sumiyem dan ibu ini merasakan punggungnya seperti berbunyi dan bergerak-gerak akhirnya bungkuknya dipulihkan Tuhan dengan ajaib.
  • Bapak Halim, sembuh dari kebutaan permanen ketika diberi kaset rekaman Healing From Heaven.
  • Ibu Novi, sembuh dari kanker otak setelah mendengarkan rekaman Healing from Heaven CMC FM.
  • Ibu lani, memberikan kaset rekaman Healing from Heaven kepada saudaranya dan saudaranya bertobat dengan jamahan Firman Tuhan.
  • Bp Darman, dipulihkan dari ketergantungan  rokok saat mendengarkan Healing from Heaven, setelah itu setiap kali dia mau merokok lagi akan terasa sangat tidak enak.
  • Budi, lepas dari dosa seksual ketika mendengarkan Firman Tuhan yang menyentuh hatinya.
  • Sigit, pada awalnya tidak percaya akan kesembuhan yang terjadi lewat Healing from Heaven, tetapi Sigit baru percaya saat dia mendengarkan Healing From Heaven, tiba-tiba tubuhnya bergetar dan Roh kudus menjamah hatinya sehingga hatinya sangat hancur dan bertobat kepada Tuhan Yesus.
  • Bp Yosef, usaha diberkati luar biasa oleh Tuhan, setiap hari mendengar Firman Tuhan dari Healing From Heaven. Sekarang sudah mulai mampu membeli mobil, sebelumnya terpuruk hutang.
  •  Ronald, bebas dan bertobat dari dosa masturbasi ketika mendengarkan Firman Tuhan.
  • Read more...

  •    

    Kegerakan Healing from Heaven

    Healing From Heaven adalah salah satu bentuk kegerakan kesembuhan berupa Ibadah kesembuhan, maupun pelayanan “on air” lewat media Radio. Pelayanan ini dikembangkan untuk pengembangan misi dari “Voice of Healing” yang menyuarakan kesembuhan lewat kesembuhan fisik, batin maupun spiritual. Kerinduan Voice Of Healing ini adalah menjadi alat Tuhan dalam menyembuhkan jiwa-jiwa yang terluka, pahit dan sakit, serta membuat mereka mengalami kasih Bapa sehingga hidup mereka berdampak bagi Kerajaan Allah.
        
    Voice Of Healing melakukan pelayanan berupa KKR-KKR Kesembuhan, kunjungan dan mendoakan yang sakit, mencetak kaset-kaset kesembuhan, konseling, klinik, apotik, mendirikan Rumah Pemulihan/Kesembuhan, Rumah Obat-Obatan. Voice Of Healing juga melakukan suatu tindakan iman mereka, sesuai dengan perintah Tuhan yang mereka dapatkan pada tahun 2009, untuk menyiapkan dan mendoakan “media kesembuhan” yang mereka beri nama “Water Of Life”. Air biasa yang didoakan secara khusus ini mereka bagikan secara cuma-cuma kepada siapa saja yang membutuhkannya dengan catatan bahwa kuasa Yesuslah yang menyembuhkan. Kuasa datang bukan air itu tetapi dari Yesus. 

    Yang lumpuh, berjalan, Yang buta, melihat,
    Yang terikat, dibebaskan, Yang rusak, diganti baru,
    Yang tidak percaya, menjadi percaya,
    Yang terluka dipulihkan, Yang mati, dibangkitkan!

    Read more...

       

    KESAKSIAN "Pendarahan Otak dan Stroke.."

    Saya tidak terlalu sering mendengarkan radio, tetapi waktu adik saya harus dirawat di Rumah Sakit di Surabaya, saya memperdengarkan radio rohani agar adik saya merasa tenang dan kami  yang menjagapun tidak bosan. Adik saya terkena stroke dan divonis pendarahan otak. Sudah dua (2) bulan dia tidak dapat bangun dan tidak sadarkan diri. Malam itu saya tanpa sengaja mendengarkan program kesembuhan disalah satu radio rohani yang saya putar dan dalam acara itu ada banyak kesaksian kesembuhan yang terjadi.

    Read more...

       

    KESAKSIAN "Bertentangan Dengan Anjuran Dokter.."

    Kesakitan karena sakit jantung dan batu empedu itulah yang dialami oleh Bapak Ketut Teken Atmaja dari Kendari, Sulawesi Tenggara. Bapak Ketut terpaksa harus dibawa ke Surabaya untuk menjalani proses perawatan jantung karena diketahui jantungnya terisi air yang banyak dia konsumsi.

    Anak/Teti: “ Kita baru mengetahui sakit jantung papa saat papa mengetahui sakit kencing batu/batu empedu, dia kesakitan setiap kali buang air kecil dan hal ini sudah berlangsung selama enam bulan, dokter menyarankan agar papa minum banyak air agar batu itu dapat keluar. Menanggapi saran dokter tersebut, papa sangat rajin minum air putih sebanyak-banyaknya dengan harapan batu empedu itu dapat keluar dengan sendirinya..Tetapi yang terjadi tidaklah demikian, semakin lama papa mengalami sesak di dadanya dan semakin parah. Kami sekeluarga memeriksakan papa untuk cek up dan ternyata jantungnya sudah terisi oleh air yang terlalu banyak dikonsumsinya. Kamipun merasa dilema, papa harus menghentikan konsumsi air yang banyak untuk menjaga jantungnya yang sedang dirawat, tetapi bagaimana dengan batu empedu yang jika tidak dapat keluar lewat buang air kecil, akan dioperasi. Akhirnya kami memutuskan membawa papa ke Surabaya untuk dirawat.

    Read more...