You are here: Home Resources Article Kebangunan Rohani

Kebangunan Rohani

 

Tuhan membutuhkan kita sebagai bejana-bejana-Nya yang mau dipakai oleh-Nya dan bila Tuhan tidak menemukan generasi yang mau mati-matian mempersiapkan jalan untuk Tuhan, maka Tuhan akan memakai batu-batu sekalipun untuk berbicara.
Kebangunan rohani seringkali merupakan suatu persiapan menghadapi penderitaan yang akan mengikutinya, dan penderitaan itu sendiri menjadi ujian bagi kualitas dan realitas kebangunan rohani itu. Dalam waktu 10 tahun kebangunan rohani di Wales, ribuan pemuda yang telah bertobat dalam kebangunan rohani itu bertempur dan mati di tengah Lumpur dalam medan perang yang besar (Perang dunia I). Berapa banyak dari pemuda ini yang - jikalau bukan karena kebangunan rohani itu - tidak memiliki pengharapan untuk hidup yang kekal, hanya kekekalan yang mengetahuinya.

Kebangunan rohani yang melanda Afrika Timur pada tahun 1930-an mempersiapkan gereja untuk masa teror pemerintahan Iddi Ammin selama 8 tahun dimana lebih dari setengah juta dibunuh secara kejam. Itu juga mempersiapkan Kenya untuk kekejaman Mau-Mau pada tahun 1950-an dan perang antar suku yang mengerikan di Rwanda dan Burundi. Kebangunan rohani yang melanda Kongo tahun 1953 mempersiapkan gereja untuk menghadapi pemberontakan Simba yang kejam 10 tahun kemudian ketika banyak pemimpin, anggota misionaris yang dibunuh.” Brian Edward, Revival: A people Saturated With God

Saat ini kita mengerti bahwa kedatangan Kebangunan Rohani adalah juga sebagai masa persiapan bagi anak-anak Tuhan untuk menangggung penderitaan yang besar, khususnya pada akhir zaman ini. Tuhan sudah memberitakan kepada kita bahwa akan terjadi penganiayaan besar dan Antikris akan datang untuk melawan Tuhan dan anak-anak-Nya. Suatu peperangan akhir yang akan menyeret begitu banyak korban. Kebangunan Rohani harus terjadi! Kebangunan rohani akhir zaman, dimana hujan awal dan hujan akhir diberikan dengan melimpah-limpah (Yoel 2:23-25), kuasa Tuhan dicurahkan. Bisakah Anda membayangkan seperti apakah hari itu? Ya, itu pasti terjadi dan kita alami. Tuhan membutuhkan kita sebagai bejana-bejana-Nya yang mau dipakai oleh-Nya dan seandainya bila Tuhan tidak menemukan generasi yang mau dengan segenap hati mempersiapkan jalan buat Tuhan, maka Tuhan akan memakai batu-batu sekalipun untuk berbicara. Saat ini pun Iblis juga bekerja dengan giat untuk menghalangi kebangunan rohani.



BAGAIMANA KEBANGUNAN TERJADI?

Ciri utama dari kebangunan rohani adalah kesadaran akan dosa yang mendalam sampai kita merasakan begitu berdosa dan membutuhkan anugerah Tuhan untuk menyelamatkan kita. Untuk membuat kebangunan rohani, tidak ada suatu metode yang tepat dan kebangunan rohani tidak bisa dinalar oleh pikiran manusia karena Tuhan tak terselami. Akan tetapi yang pasti adalah adanya hati-hati yang digerakkan oleh Tuhan sendiri untuk bertobat dan berdoa. Ya sebuah gelombang pertobatan yang luar biasa melanda hati manusia. dari pertobatan yang sejati akan timbul hati yang lembut untuk mau berlutut, berdoa, dan mengerjakan pekerjaan kebangunan rohani dengan pengharapan, iman dan kasih.  Mengerjakan kebangunan rohani membutuhkan waktu, sesuatu yang diorbitkan terlalu cepat akan cepat pula untuk pudar dan hilang. Tetapi Kebangunan itu hanyalah Tuhan yang dapat membuatnya. Jika kita berusaha membuatnya sendiri, maka akan terjadi begitu banyak ketidak murnian dan ambisi pribadi. Mungkin sebuah acara akan terlihat besar dan ada mujizat, tetapi apa yang dipersembahkan adalah api yang asing, dan Iblis pun mampu membuat mukjizat palsu (Wahyu 13:3,12)
Kebangunan rohani selalu mendekatkan kita pada Tuhan, dalam belas kasihan kita kepada jiwa-jiwa yang terhilang, keagungan, sukacita dalam Tuhan, penghakiman akan dosa, kuasa dan kekudusan-Nya. Selalu ada belas kasihan yang sangat besar menyertai kegerakan Tuhan. Percuma semua kegiatan bila tanpa adanya belas kasihan karena Yesuspun selalu digerakkan oleh kasih, yang pertama akan Bapa-Nya dan kepada jiwa-jiwa. Hanya oleh belas kasihan, kekudusan dan kerinduan yang besar akan menggerakkan hati Tuhan untuk melakukan sesuatu! Apakah kita siap menerima lawatan kudus-Nya??

 

 


KAPANKAH KEBANGUNAN ITU?

Salah satu ujian yang paling berat juga dalam hidup Evan Robert pelaku kebangunan rohani di Wales adalah saat dia menjadi obyek penyembahan manusia, sehingga pernah suatu kali sahabatnya melihat dia terbaring di lantai dan menangis kepada Tuhan untuk mengosongkan dirinya sehingga kemuliaan hanya bagi Tuhan.
TUHAN-lah yang memiliki kebangunan rohani itu, kita hanyalah hamba-hamba-Nya. Kadang kita menginginkan kebangunan itu tetapi tidak mau membayar harganya, atau kita menginginkan kebangunan itu dengan sangat, sampai kita mau menciptakan kebangunan itu segera dengan cara dan waktu kita.
Semakin besar kebangunan dan pemulihan, maka akan semakin besar pula fondasi yang akan didirikan. Tuhan sedang bekerja, tidak terlambat dan tidak terlalu cepat. Dia tahu waktunya. Kita hanya taat, berjaga-jaga, melakukan yang menjadi bagian kita, tetap dalam pengharapan dan setia tanpa menetapkan sendiri apa yang menjadi keputusan Tuhan. Itulah sebabnya  Mazmur 126 menjelaskan bahwa ketika Tuhan memulihkan keadaan Sion, seperti orang yang bermimpi, tanpa terasa, tiba-tiba, itu terjadi begitu saja. Seperti juga wanita yang sedang mengandung, ia tidak tergesa-gesa untuk mengeluarkan anaknya dari kandungan karena anak itu pasti tidak sehat bila terlalu cepat dilahirkan atau terlalu lambat dilahirkan.
Ketika waktunya sudah genap, maka wanita itu akan melahirkan anaknya dengan alami dan sehat. Itulah kebangunan rohani, Tuhan “mengandung” akan kebangunan rohani, jiwa-jiwa dan pertobatan umat manusia, demikian juga kita harus mau “mengandung“ jiwa-jiwa itu dan pada waktunya nanti akan terjadi kemuliaan besar. Pada awal proses persiapan kelahiran itu mungkin akan terasa sangat menyakitkan dan membutuhkan kesabaran dan kesetiaan. Perlu pembentukan demi pembentukan, perlu perubahan demi perubahan, dari pelaku-pelaku kebangunan rohani ini. Jadi, lakukan saja bagian kita, karena percayalah, bahwa waktu-Nya sudah sangat dekat dan segala rencana-Nya, janji-janji-Nya akan segera digenapi!

ALAT KEBANGUNAN ROHANI YANG DIKOSONGKAN


“Saya hanyalah sebuah sumbu. Banyak di antara kita yang memerlukan waktu yang lama untuk mengerti hal ini. Hanya ketika sumbu itu dicelupkan ke dalam minyak, baru ia akan menyala. Jika anda ingin dipenuhi oleh Roh Kudus supaya banyak orang datang ke gerejamu atau datang untuk mendengar engkau, maka Roh kudus tidak dapat bekerja melaluimu. Jika orang –orang mulai berkata-kata tentang sumbu itu, biasanya ada sesuatu yang salah dengan apinya”
D.H. Dolman dalam buku James

Apakah yang salah jika orang-orang berkata tentang sumbu itu? Itu artinya mulai ada peninggian seorang hamba dari manusia dan bila demikian maka api yang ada itu bukan berasal dari Tuhan.

Susah sekali untuk menjaga hati kita apabila Tuhan telah mengangkat kita, oleh karena itu, ingatlah selalu bahwa kita hanyalah sumbu yang membutuhkan minyak dari Roh kudus sehingga Bapa sendiri yang akan menyalakan apinya. Untuk menjadi alat-alat Tuhan, maka kita tidak ada pilihan lain kecuali dikosongkan. Dikosongkan dalam arti salib, menyangkal diri, karakter yang lama dimatikan, diremukkan, dipatahkan kekuatan (Ratapan 3)sehingga kita hanya mengandalkan Tuhan dan menganggap bahwa semua itu adalah pekerjaan-Nya yang ajaib dan kita melayani hanya karena anugerah. Seseorang yang telah dikosongkan membutuhkan waktu untuk benar-benar mati dan dipakai Tuhan, mencapai tingkatan yang lebih tinggi. Itu memang suatu proses seumur hidup kita. Hamba yang dikosongkan suatu saat akan mencapai bahwa hanya Tuhan yang paling dia ingini dalam hidup ini. Tidak masalah Tuhan mau bawa kita kemana saja, hidup seperti apa saja, menderita atau pun senang, dia kan berserah total kepada kehendak Tuhan yang sempurna. Dengan orang-orang seperti inilah Tuhan dapat bekerjasama dengan luar biasa, menjadi sahabat-sahabat dan kekasih-Nya untuk melakukan perkara-perkara besar.
Jadilah hamba yang dapat dipercaya oleh Tuan kita sampai akhirnya. Sebelum kita menjadi hamba yang dikosongkan, sekali lagi kita juga kan tetap mengalami pertobatan yang sungguh-sungguh, kesadaran akan dosa meningkat dan kita akan merasa jijik dengan manusia lama dan dosa kita sehingga kita akan menyerahkan diri kita sepenuhnya kepada Tuhan.

KEBANGUNAN ROHANI DIMULAI DARI ENGKAU!!

Ini adalah hukum Kerajaan Surga yang tidak dapat dibalik :
Segala sesuatu akan menghasilkan menurut jenisnya. Air mata akan menghasilkan air mata. Kerinduan akan menghasilkan kerinduan. Kesuaman akan menghasilkan kesuaman. Kurangnya kesungguhan akan menghasilkan kurangnya kesungguhan. Apa yang telah kita hasilkan? Seberapa besar kesungguhan kita?
Kita hanya dapat menyampaikan khotbah yang menyentuh bila hati kita sudah pernah disentuh, kita dapat berkata tentang pertobatan dan kuasa hanya bila kita sendiri bertobat dan diubah. Kita dapat menyuruh orang-orang itu untuk hidup kudus hanya bila Pribadi Kudus itu hidup dalam kita. Kita dapat membawakan firman dengan semangat menyala-nyala bila api Allah menyala dalam diri kita!. Tidak ada tempat bagi kemunafikan disini! Seorang penjaga yang mengantuk tidak akan dapat membangunkan bangsa yang tertidur! Dan dimana ada kebangunan rohani, disana ada kebangunan. Tidak ada jalan lain.
Janganlah terlalu muluk-muluk berkata kata, Apakah kita mengenal Tuhan? Apakah kita sedang berjalan dalam rencana-Nya? Dapatkah kita benar-benar memperkenalkan Dia pada orang lain? Apakah kita memiliki sesuatu yang berarti untuk diberikan atau kita hanya orang-orang biasa saja, berjalan dalam penyerahan yang dangkal? Marilah kita menceburkan diri dalam kegerakan Tuhan, menyelam dan berenang. Apabila kita betul-betul menginginkan kebangunan itu maka mulailah dari diri kita sendiri!
Untuk menyalakan api yang besar dibutuhkan api-api kecil yang bersatu dan menjadi kobaran yang menyatukan mereka. Seberapa besar engkau menginginkan kebangunan rohani itu? Apakah kita merindukan lawatan Tuhan yang dahsyat dan apakah kita akan terharu melihat jiwa-jiwa menangis bertobat, dan memohon kepada kita untuk mengenalkan mereka kepada Pribadi Kristus yang mulia? Apakah kita mau membayar harganya dan mau diubahkan total menjadi manusia baru yang dibangkitkan Allah?
Masih ingat hukum Surga? seberapa besar engkau menginginkannya, maka demikian juga besarnya engkau akan menerimanya. Amin.

 


SEJARAH AKAN TERUS BERULANG SAMPAI SEJARAH ITU DAPAT DIMENANGKAN…§

Apa maksud dari pernyataan itu? Pernahkah anda kecewa karena janji kebangunan rohani itu belum nampak juga? Mungkin ada beberapa kegerakan yang sudah mengklaim telah terjadi Revival, tetapi sesungguhnya Kebangunan Rohani selalu mencakup semua aspek dan semua gereja Tuhan dan jiwa-jiwa yang terhilang. Kebangunan rohani bukan acara-acara yang spektakuler yang sesungguhnya merupakan PEMBOROSAN bagi Tuhan dan gereja-Nya.

Pernahkah anda membaca kisah-kisah kebangunan rohani? Pernah mendengar tentang Kebangunan rohani di Wales? Di Afrika? Dinegara-negara lain, dengan muncul nama-nama tokoh-tokoh kebangunan yang besar atau great awakening. Anda bisa sebutkan Jonathan Edward, Charles Finey, Hudson Taylor, Smith W, Catryne Culhman, Billy Graham, Leonard R, Oral Robert, dan jendral-jendral Allah yang luar biasa lainnya. Pernahkah anda berpikir mengapa gelombang Kebangunan rohani pada zaman mereka berhenti disuatu waktu dan titik? Dan semua seolah dimulai dari awal lagi?

Sebenarnya apa tujuan dari semua perjuangan ini? Apa tujuan kita dibumi ini?

Suatu kebenaran yang telah mencelikkan mata roh saya dalam tahun-tahun perjalanan saya dengan Bapa, bahwa ternyata Kebangunan Rohani selalu tidak mencapai klimaksnya dan diakhiri dengan Kedatangan Kristus kedua kalinya adalah karena umat Tuhan tidak siap untuk mempertahankan atau melanjutkan Gelombang Kebangunan itu! Saat beberapa jendral Bapa menunaikan tugasnya, dibatasi dengan kulit dan tubuh renta dan lemah, harusnya segera muncul anak-anak muda yang menggantikan mereka, yang dapat mengambil tongkat estafet mereka dan melanjutkan perjuangan dengan lebih hebat karena iblispun bekerja dengan lebih giat menjelang kedatangan Kristus.

SEBUAH CERITA SEJARAH
Dari Zaman Adam dan Hawa, peperangan melawan iblis sudah dimulai, sampai zaman Daud, dimana dikatakan bahwa Daud telah melakukan kehendak Allah pada zamannya itu. Daud berhasil menggenapi rencana Allah walau memang ada banyak pembelajaran dan kesalahan. Salah satu kesalahan fatal Daud adalah tidak ada keberhasilan regenerasi tongkat estafet kepada anak-anaknya. Tetapi Allah selalu mengingat dan memperhitungkan Daud. Berlanjut kepada generasi demi generasi, kita seumpama berlari dalam pertandingan ini sampai pada Kemenangan Sejati, Kedatangan Kristus sebagai Raja segala raja digenapi. Dan andai ada 7 pelari estafet. Pelari pertama, anggap saja bapak Abraham dan semua pahlawan Bapa pada zamannya, maka dia sudah menyelesaikan jalur pertandingan dengan baik hingga lahir bangsa-bangsa. Dilanjutkan pemain estafet berikutnya dari zaman ke zaman. Tiap kemenangan dari orang-orang pilihan Bapa di zaman itu maupun kegagalannya, akan berdampak juga bagi pelari selanjutnya. Misalkan saja masalah ketertundaan waktu karena kegagagalan manusia memahami kehendak dan kasih Bapa. Nah sekarang, mereka yang sudah pernah berlari sebelum kita di zamannya, sedang berkumpul di satu stadion lari itu, dan sedang menonton kita. Itu cukup alkitabiah saat Firman Tuhan juga katakan bahwa saksi-saksi itu begitu banyak mengelilingi kita bagaikan awan (Ibr 12:1). Mereka telah selesai dan mereka mengerti perjuangan kita disaat kita berlari. Tidak lucu, jika seorang pelari lirik kanan atau kiri, bukan? Atau jika tersandung, duduk selamanya dan tidak pernah bertanding lagi? Betapa mengecewakannya, dihadapan semua pelari yang sudah pernah menyelesaikan bagiannya masing-masing.

Sekarang bayangkan anda dan saya adalah di bagian pertandingan yang paling menentukan, yaitu sebagai pelari terakhir! Ya, dimana semua mata memandang kita, dan berharap kemenangan akan kita raih sepenuhnya. Ibrani 11: 40 bahkan dengan jelas mengatakan bahwa tanpa kita, mereka itu tidak dapat mencapai kesempurnaan. Maksudnya adalah kemenangan yang sempurna, karena kitalah pelari terakhir yang akan menyaksikan kedatangan Kristus dalam kemuliaan-Nya, dan kita semua harus belari. Betapa berat beban yang harus kita pikul? Sebagai Generasi Penuntas, Generasi Jawaban Doa dari mereka semua, Generasi Penentu, dan Generasi yang habis-habisan akan berperang melawan semua yang jahat dibumi ini.

MENGERTIKAH ANDA?
Saya berdoa mata roh anda dicelikkan Bapa saat membaca ini, bahwa tugas kita di zaman ini tidak mudah! Semua perjanjian ada dipundak kita dan kitalah yang akan menggenapkan semua kemenangan dan janji-janji itu. Mengapa kita? Karena pada zaman sebelum kita, belum diselesaikan.

Disamping kisah kemenangan mereka, ada kisah-kisah seorang anak manusia yang pernah gagal, hancur, pilihan-pilihan yang salah, tidak ada penerus kegerakan, bahkan muncul penyimpangan karena mereka tidak tahan berada dalam Kebangunan itu, dan mulai begitu banyak serangan yang ditujukan kepada jendral-jendral Allah ini. Tidak selayaknya kita menghakimi mereka dan mengatai mereka, karena tidak mudah menjadi orang-orang berperang digaris depan! Harusnya kita menangisi kegagalan mereka dan berdoa agar diri kita juga tidak jatuh! Jatuh karena memilih pasangan yang tidak benar, jatuh karena roh kesombongan dan tidak tahan harta dan wanita, jatuh karena menyimpang dari panggilan mula-mula, dan lain sebagainya.

DIMANA POSISI KITA?
Secara alam roh, tenryata sejarah akan terus berulang, tidak heran, kita menemukan kesan yang hampir sama dari beberapa orang yang berlainan di masing-masing zaman dengan jubah, maupun terkadang..cerita dan kisah yang hampir sama. Sejarah akan terus berulang sampai ada yang memenangkan semuanya itu.
Secara alam roh, kita perlu menyadari posisi kita. Kami pernah melalui Lembah demi lembah, kota demi kota secara roh, tipu daya dan roh-roh jahat dalam perjalanan roh pasukan kami. Di tiap tempat yang pernah kami lalui secara roh, ada juga teman-teman kami yang tertipu dan tertawan musuh. Tugas kitalah untuk melepaskan dan mendoakan mereka. Tetapi ada kalanya Bapa berkata ”Stop, dan lanjutkan perjalananmu! Tinggalkan mereka!” saya tidak tahu mengapa Bapa berkata begitu, mungkin perjalanan pasukan tidak bisa selalu harus menunggu satu orang yang tidak mau sadar juga akan keadaan rohnya dan membuat semua pasukan terhambat disana...? mungkin bisa jadi demikian. Tetapi yang pasti perjalanan roh masing-masing pasukan Bapa di seluruh dunia ini seharusnya menuju kepada satu tempat, pengepungan terhadap kuasa Gelap terbesar..melawan Ular Tua atau Iblis dan merebut kemenangan, terjadilah KEBANGUNAN! Itulah tujuan kita, dimana semua dikembalikan kepada Kristus dan Kristus akan datang sebagai Raja dan Hakim yang adil. Ada banyak pasukan Bapa yang merasa sudah memenangkan pertempuran, padahal itu merupakan pintu jebakan buat mereka, dan mereka sudah merasa puas dengan ”kebangunan” yang mereka pikir itu asli dari Tuhan. Sedikit lawatan Bapa sudah membuat pasukan itu puas diri dan tidak pernah mencapai peperangan sebenarnya. Akhirnya banyak generasi yang gagal dan gagal dalam mencapai kemenangan ini, karena selalu mengulang kesalahan demi kesalahan yang sama pula dari generasi ke generasi.

SEBENTAR LAGI

Ya, kami sudah sangat menantikannya..apakah anda juga menantikannya? Dengan peluh dan air mata, anda sudah bertahan selama ini. Dengan terus memperjuangkan visi Bapa yang nampaknya tiada hasil nyata dan dibayangi kegagalan demi kegagalan, apakah membuat anda berhenti berjuang sekarang? JANGAN!! Karena perjuangan anda dan pengharapan kita tidak akan pernah mengecewakan. Ada pahlawan-pahlawan Bapa yang belum waktunya untuk bergerak dan memulai, terlalu cepat untuk berperang dan mulai, sehingga mereka melampaui hukum Tuhan. Saya pikir, dan makin terkagum akan kesabaran Bapa buat tiap generasi. Karena Dia membentuk dari mula bejana-bejana kotor dan lemah untuk kembali dijadikan-Nya kuat dan alat yang sempurna. Saya tidak bisa benar-benar memahami kasih-Nya yang terlalu hebat itu buat saya dan kita semua! Ada pahlawan-pahlawan yang satu langkah lagi akan terjadi penggenapan dari pengharapan dan janji Bapa, tetapi terlalu lelah dan terus berperang dengan pertaruhan iman, dan akhirnya gagal dengan kepahitan akan Bapa dan visi Bapa. Mengerikan? Iya, ini adalah sebuah peperangan dan perjuangan! Kita tidak bisa berhenti begitu saja, karena seluruh saksi dan Kristus, Saksi yang Setia itu memandangi kita selalu siang dan malam. Sebentar lagi....
Dunia boleh berkata apapun tentang semuanya..
Bahkan gereja sesat dimana-mana, hamba-hamba Allah jatuh seperti bintang berguguran...gereja sudah dicela dan kemuliaannya dirampas..
Ada yang berkata 2012 hari kiamat..
Ada yang berkata 2011 kiamat..
Tetapi apapun suara-suara yang ada, jangan membuat hati kita gentar, karena pintu KEBANGUNAN yang sesungguhnya, sebentar lagi akan kita buka sama-sama.

Bapa sedang memanggil pasukan-Nya dan mengumpulkannya disuatu tempat, depan pintu gerbang yang sangat besar dan mengerikan. Saat kita mampu membukanya bersama Kristus, maka kita akan memasuki zaman keemasan gereja lagi, dimana jika dalam gelombang demi gelombang yang akan datang itu dapat diteruskan dengan baik, maka kita akan sampai kepada kesudahan zaman.

ATUR PASUKANMU

Apakah anda seorang pemimpin? Ada yang dipercaya sebagai pengatur pasukan, ada yang sebagai kepala pasukan 1000 orang, 100 orang, dan 10 orang. Berapapun pasukan yang anda pimpin, mari tahun ini, tahun 2011, atur kembali semua pasukan anda, dan kumpulkan kembali yang terhilang dari anda. Apakah anda seorang pemimpin tim pujian, tarian? Tim pelayanan kasih? Tim penginjilan? Tim penggembalaan dan komsel? Apapun peran dan panggilan anda, jangan sekali-kali meremehkan senjata yang Bapa berikan. Asal anda mau menyerahkan hidup anda buat Tuhan, maka Bapa akan mengurapi semua senjata kita dan memakainya bagi Kemuliaan-Nya!

Jangan berperang untuk sesuatu yang fana dan jangan puas untuk pencapaian yang semu. Kemenangan sesungguhnya akan kita raih saat kita bersatu dalam roh dan berdoa sama-sama untuk KEBANGUNAN SEJATI itu.  Sudah tidak ada waktu lagi. Jika generasi kita gagal, maka apakah Bapa akan menanti generasi selanjutnya lagi? Betapa pemborosan waktu dan kesalahan terus diulang.
SEKARANG WAKTUNYA MEMENANGKAN SEJARAH ITU!
Apa yang hilang akan dikembalikan dan ditambah-tambahkan kepada anda!

Mari kita berdoa:
Bapa, Sebelum semua peperangan ini terus kami lanjutkan. Kami mau mengakui segala dosa dan kelemahan kami sebagai pasukan-Mu yang tak berdaya. Kami sangat rapuh dan mudah jatuh dalam setiap celah-celah kami. Ampuni kami dan persiapkan kami dalam menyongsong gelombang Kebangunan yang terakhir ini, Bapa. menangkanlah aku. Menangkan rohku, jiwaku, dan tubuhku untuk-Mu.  Dan setelah Kau memenangkan hatiku seutuhnya, maka aku dapat menyenangkan-Mu dan mendapat perkenanan-Mu. Itulah yang kami rindukan dan inginkan. Kemudian pakailah kami Bapa, dengan perkenanan dan kasih-Mu, untuk memenangkan hati jiwa-jiwa. Agar mereka juga dapat diselamatkan dan menjadi pasukan-Mu bersama-sama kami. Kembalikan saudara-saudara kami yang terhilang ditengah peperangan dan perjuangan. Selamatkan mereka dan beri kesempatan untuk kembali kepada panggilan-Mu yang mula-mula. Pakailah kami untuk melepaskan para tawanan dan persiapkan kami untuk membuka pintu gerbang keselamatan dan kebangunan-Mu yang sejati. Ampuni atas penyimpangan kami, atas kepalsuan gereja-Mu. Kembalikan kemuliaan dan fungsi gereja-Mu yang mula-mula dan murnikan seperti emas murni. Dalam nama Yesus Kristus, kami bersatu hati dari semua gereja-Mu dan tubuh-Mu, meminta kebangunan-Mu dan meminta Kau memurnikan dan memakai kami pasukan-Mu. Kami percaya akan kemenangan-Mu. Amin

Streaming CMC FM

Klik tombol PLAY : atau buka dengan

CMC on Youtube

Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com