You are here: Home Resources Article
Articles

Kestabilan Rohani

Wednesday, 23 November 2011 14:08

Khotbah :  Christin Jedidah

Saudara, hari-hari ini kita sama-sama tidak boleh lemah, karena firman Tuhan berkata kita akan menuai jika kita tidak menjadi lemah. Saudara, untuk menuju kegerakkan Tuhan diperlukan Kestabilan. Saudara, jika kita membuat grafik keadaan rohani kita, akan terlihat tingkat kestabilan kita. Jika kita buat grafik disebelah kiri dari titik terendah, sangat lemah, lemah, cukup baik, baik dan sangat baik. Dan sebelah kanan kita tulis waktu, bagaimana dengan posisi grafik kita? Apakah kita selalu dalam keadaan lemah atau baik? Atau malah kita selalu dalam keadaan lemah? untuk itu kita perlu kestabilan. Ini sangat penting saudara, karena untuk menjaga kestabilan itu tidaklah gampang. Saya pun tiap hari harus berjuang untuk stabil dalam kerohanian saya.

Read more...

 

Kebangunan Rohani

Saturday, 08 October 2011 12:37

 

Tuhan membutuhkan kita sebagai bejana-bejana-Nya yang mau dipakai oleh-Nya dan bila Tuhan tidak menemukan generasi yang mau mati-matian mempersiapkan jalan untuk Tuhan, maka Tuhan akan memakai batu-batu sekalipun untuk berbicara.
Kebangunan rohani seringkali merupakan suatu persiapan menghadapi penderitaan yang akan mengikutinya, dan penderitaan itu sendiri menjadi ujian bagi kualitas dan realitas kebangunan rohani itu. Dalam waktu 10 tahun kebangunan rohani di Wales, ribuan pemuda yang telah bertobat dalam kebangunan rohani itu bertempur dan mati di tengah Lumpur dalam medan perang yang besar (Perang dunia I). Berapa banyak dari pemuda ini yang - jikalau bukan karena kebangunan rohani itu - tidak memiliki pengharapan untuk hidup yang kekal, hanya kekekalan yang mengetahuinya.

Kebangunan rohani yang melanda Afrika Timur pada tahun 1930-an mempersiapkan gereja untuk masa teror pemerintahan Iddi Ammin selama 8 tahun dimana lebih dari setengah juta dibunuh secara kejam. Itu juga mempersiapkan Kenya untuk kekejaman Mau-Mau pada tahun 1950-an dan perang antar suku yang mengerikan di Rwanda dan Burundi. Kebangunan rohani yang melanda Kongo tahun 1953 mempersiapkan gereja untuk menghadapi pemberontakan Simba yang kejam 10 tahun kemudian ketika banyak pemimpin, anggota misionaris yang dibunuh.” Brian Edward, Revival: A people Saturated With God

Saat ini kita mengerti bahwa kedatangan Kebangunan Rohani adalah juga sebagai masa persiapan bagi anak-anak Tuhan untuk menangggung penderitaan yang besar, khususnya pada akhir zaman ini. Tuhan sudah memberitakan kepada kita bahwa akan terjadi penganiayaan besar dan Antikris akan datang untuk melawan Tuhan dan anak-anak-Nya. Suatu peperangan akhir yang akan menyeret begitu banyak korban. Kebangunan Rohani harus terjadi! Kebangunan rohani akhir zaman, dimana hujan awal dan hujan akhir diberikan dengan melimpah-limpah (Yoel 2:23-25), kuasa Tuhan dicurahkan. Bisakah Anda membayangkan seperti apakah hari itu? Ya, itu pasti terjadi dan kita alami. Tuhan membutuhkan kita sebagai bejana-bejana-Nya yang mau dipakai oleh-Nya dan seandainya bila Tuhan tidak menemukan generasi yang mau dengan segenap hati mempersiapkan jalan buat Tuhan, maka Tuhan akan memakai batu-batu sekalipun untuk berbicara. Saat ini pun Iblis juga bekerja dengan giat untuk menghalangi kebangunan rohani.

Read more...

 
 

Berakar di dalam Kristus

Friday, 07 October 2011 11:35

Khotbah Christin Jedidah


Saudara, kita sebagai orang Kristen harus berakar didalam Kristus. Kita memiliki dasar kekristenan yang berbeda-beda saat pertamakali kita percaya kepada Kristus. Percayakah saudara bahwa saudara ada sekarang adalah hasil taburan sejak kecil? Lingkungan di sekeliling kita, orangtua kita, kepada siapa kita bergaul, mungkin saat disekolah minggu. Begitu pula anak yang terlahir kembar, saat ditempatkan ditempat yang berbeda, bergaul pada orang-orang yang berbeda, saya percaya mereka akan memiliki prinsip-prinsip hidup yang berbeda. Saudara, sadarkah kita bahwa kita seperti domba di tengah-tengah serigala? Mungkin kita sering mendengar prinsip-prinsip untuk jujur dari orangtua. Mungkin sudah setahun, atau dua tahun kita bertobat. Mungkin start kerohanian kita berbeda, atau mungkin ada yang sama. Seberapa dalam kita berakar dalam Kristus akan ditentukan oleh seberapa kita menangkap kebenaran Firman, memegang prinsip firman Tuhan.

Ada 4 tipe anak Tuhan :

1.    Orang Kristen pinggir jalan
“ Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis…..” (Matius 13:4)
“Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan..” (Matius 13:19)
Tipe anak Tuhan ini, ketika respon hati kita belum siap saat Firman disampaikan, sehingga dirampas oleh si jahat. Benihnya langsung mati karena kita tidak mau menerima prinsip-prinsip kebenaran.

Read more...

 
 

Page 3 of 32

Streaming CMC FM

Klik tombol PLAY : atau buka dengan

CMC on Youtube

Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com